POLMAN SULBARTODAY – Simulasi penanganan kecelakaan kapal tenggelam digelar di Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (03/05/2026).
Kegiatan Disaster Nursing yang diselenggarakan oleh STIKES Bhayangkara Makassar ini melibatkan personel Polres Polewali Mandar, yang di Pimpin oleh Kasat Polairud Polres Polman AKP Supriadi bersama Kasat Samapta Polres Polman AKP Muh Rum Kasim, Kapolsek Campalagian dan Personel Polres Polman serta tim gabungan dari berbagai instansi.
Simulasi dimulai sejak pagi hari dan dibuka langsung oleh Kepala BPBD Polewali Mandar, Andi Candra, ST., M.Si. Sejumlah unsur turut hadir, mulai dari jajaran kepolisian, tenaga kesehatan, relawan, hingga mahasiswa.
Dalam skenario, digambarkan sebuah kapal tenggelam di perairan Selat Makassar.
Tim SAR gabungan bergerak melakukan evakuasi korban menggunakan perahu karet Basarnas dan BPBD. Korban yang berhasil diselamatkan kemudian ditangani oleh tim medis di pesisir pantai.
Selain Basarnas dan BPBD, kegiatan ini juga melibatkan personel Polres Polman dari Satpolairud, Satsamapta, Sidokkes, Bhabinkamtibmas, serta instansi terkait seperti Dinas Sosial/Tagana, Dinas Kesehatan/PSC 119, dan PMI.
Kapolres Polewali Mandar AKBP Anjar Purwoko, S.H.,S.I.K.,M.H. melalui Kasat Polairud Polres Polman AKP Supriadi menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan kesiapan seluruh unsur.
“Simulasi ini menjadi langkah penting untuk mengasah kemampuan dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi kecelakaan laut, sehingga penanganan korban dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Humas Polres Polman







