POLMAN, SULBARTODAY— Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pemantapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat ke-XI.
Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Pemprov Sulbar dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta unsur terkait yang berperan dalam menyukseskan agenda keagamaan tersebut.
Rapat dipimpin dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Bapak Junda Maulana. Turut hadir Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kelembagaan, Khaeruddin Anas, Tenaga Ahli Keagamaan Kabupaten Mamuju, Sekretaris LPTQ Provinsi Sulawesi Barat, jajaran pengurus LPTQ Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil selaku Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Karo Pemkesra), serta perwakilan dari Kementerian Agama melalui Bimas Islam.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan substansi pelaksanaan MTQ dibahas secara mendalam, mulai dari kesiapan lokasi, akomodasi peserta, jadwal kegiatan, hingga koordinasi antar panitia dan stakeholder terkait.
Sekda Provinsi Sulawesi Barat menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang solid guna memastikan pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan sukses.
Murdanil selaku Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kesiapan lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan MTQ. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, LPTQ, serta Kementerian Agama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara optimal.
Selain itu, Murdanil juga berharap MTQ ke-XI ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Adapun pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Barat ke-XI dijadwalkan berlangsung pada tanggal 28 Juni hingga 2 Juli, dengan sejumlah lokasi kegiatan yang telah disiapkan, antara lain Masjid Syuhada, Masjid Muttahidah, dan Masjid Al Quba.
Selain itu, rapat juga membahas peningkatan kualitas pelaksanaan MTQ agar tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam serta pembinaan generasi Qur’ani di Sulawesi Barat.
Dengan dilaksanakannya rapat pemantapan ini, diharapkan seluruh persiapan MTQ ke-XI dapat berjalan optimal, sehingga kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di daerah.(rls)







