Scroll untuk baca Berita
BeritaPolri

Karhutla Pulau Battoa Polman Meluas hingga Bukit Tokeran, Polsek Binuang Bersama Tim Satgas Karhutla Gabungan Masih Bersiaga

×

Karhutla Pulau Battoa Polman Meluas hingga Bukit Tokeran, Polsek Binuang Bersama Tim Satgas Karhutla Gabungan Masih Bersiaga

Sebarkan artikel ini
Banner Polres

POLMAN SULBARTODAY – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Pulau Battoa, Dusun Kapejang, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Jumat (11/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sejak sore hari tersebut dilaporkan merambat dengan cepat hingga ke kawasan perbukitan hutan Tokeran. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare.

Informasi kebakaran diterima masyarakat sekitar pukul 19.00 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Polman, Kodim 1402, TNI AL Pos Polman, BNPB, Sat Brimob Polman dan personel Polsek Binuang langsung bergerak menuju lokasi.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 21.20 WITA dan bersama warga langsung melakukan upaya pemadaman secara manual menggunakan tangki semprot dan alat pelindung diri (APD).

Berdasarkan keterangan Kepala Dusun Kapejang, Baddu (56), api mulai merambat dengan cepat sekitar pukul 17.30 WITA. Api disebut berasal dari wilayah Timoran dan kemudian merambat ke Dusun Kapejang hingga kawasan hutan Tokeran.

Karena lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan yang sulit dijangkau kendaraan, dua unit kendaraan pemadam kebakaran Kabupaten Polman disiagakan di Dermaga Tonyaman.

Kapolsek Binuang IPTU Rahman, S.Sos., M.Si., mengatakan personel gabungan bersama masyarakat masih melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Kami bersama tim gabungan dan masyarakat masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pemantauan terhadap titik-titik api yang masih ada. Kondisi medan cukup sulit dijangkau, sehingga penanganan dilakukan secara manual,” ujar IPTU Rahman.

Menurutnya, langkah utama saat ini adalah mencegah api meluas, khususnya ke arah permukiman warga.

“Kami juga mengantisipasi agar api tidak merambat ke arah permukiman. Masyarakat kami imbau tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” katanya.

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. Keterangan warga menyebut kebakaran serupa telah terjadi beberapa kali selama musim kemarau.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman. Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya dan akan melihat fakta di lapangan serta keterangan dari masyarakat,” tegas Rahman.

Hingga Sabtu (12/9/2026), sejumlah titik api masih terpantau di kawasan perbukitan Tokeran. Personel gabungan bersama masyarakat tetap bersiaga untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Kapolsek Binuang juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama kondisi musim kemarau dan banyaknya vegetasi kering di kawasan tersebut.

Humas Polres Polman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *