MAJENE, SULBARTODAY – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin
yang ditempatkan di Desa Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, menggelar Seminar Program Kerja sebagai langkah awal dalam mendukung pengembangan Desa Binanga sebagai desa wisata.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Binanga ini dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta masyarakat setempat.
Seminar menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memaparkan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan identifikasi potensi serta kebutuhan desa. Mengusung semangat pengembangan desa wisata, KKNT 116 Universitas Hasanuddin menghadirkan berbagai program yang berfokus pada penguatan kawasan pesisir, pelestarian lingkungan, peningkatan sumber daya manusia, pemberdayaan pemuda, serta edukasi masyarakat.
Program-program tersebut dirancang untuk mendukung optimalisasi potensi lokal Desa Binanga sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari daya tarik wisata yang berkelanjutan.
Salah satu fokus utama program kerja kelompok adalah penataan kawasan pesisir Pantai Binanga melalui penanaman tanaman hias di sejumlah titik kawasan pesisir. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperindah lingkungan sekaligus menciptakan kawasan yang lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan sosialisasi pengolahan sampah menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus membuka peluang kreativitas dan pemberdayaan ekonomi melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Upaya menjaga kebersihan lingkungan juga diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial bertajuk “Binanga Bersih”.
Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan desa dan kawasan pesisir. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKNT 116 mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan bagian penting dalam menciptakan kawasan wisata yang nyaman, menarik, dan berkelanjutan.
Selain program kelompok, mahasiswa turut menghadirkan berbagai program individu yang mendukung pengembangan Desa Binanga sebagai desa wisata. Program tersebut meliputi Pembuatan Website Profil Desa Binanga sebagai Media Informasi dan Promosi Desa, yang diharapkan dapat menjadi sarana digital untuk memperkenalkan profil dan potensi wisata desa kepada masyarakat luas. Di bidang pendidikan, mahasiswa menghadirkan program pembelajaran sejarah bagi siswa-siswi sekolah dasar untuk menumbuhkan pengetahuan dan kecintaan terhadap sejarah serta identitas lokal sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia desa.
Potensi pesisir dan lingkungan juga menjadi perhatian melalui program Kodomo no Umi (子どもの海) atau “Menumbuhkan Generasi Cinta Laut” serta Edukasi Manfaat Mangrove Sejak Usia Dini. Kedua program tersebut diarahkan untuk menanamkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga laut dan ekosistem pesisir sebagai aset lingkungan sekaligus potensi wisata Desa Binanga. Sementara itu, program Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami dihadirkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mendukung terciptanya desa wisata yang aman bagi masyarakat dan wisatawan.
Penguatan kapasitas pemuda juga menjadi bagian dari program individu melalui Edukasi 5C of Community Development, yaitu Concern, Competence, Connection, Confidence, dan Contribution.
Program ini bertujuan mendorong pemuda Desa Binanga agar memiliki kapasitas dan kepercayaan diri untuk berkontribusi dalam pengembangan desa wisata secara berkelanjutan.
Selama sesi diskusi, pemerintah desa dan masyarakat memberikan berbagai masukan, saran, serta apresiasi terhadap program yang dipresentasikan. Diskusi berlangsung secara interaktif dan menjadi ruang untuk menyelaraskan program mahasiswa dengan potensi serta kebutuhan Desa Binanga. Berbagai
masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan dalam pelaksanaan program kerja agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Melalui Seminar Program Kerja ini, KKNT 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat membangun kolaborasi yang erat antara mahasiswa, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Binanga sebagai desa wisata yang bersih, aman, lestari, dan berkelanjutan.
Dengan mengoptimalkan potensi pesisir serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, mahasiswa berharap Desa Binanga dapat semakin dikenal sebagai salah satu desa wisata yang memiliki potensi lokal dan daya tarik yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.(*)





