MAJENE, SULBARTODAY – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin, Reski ananda akbar, melaksanakan program kerja individu yang berjudul “Edukasi Pengelolaan Sampah Botol Plastik Menjadi Pot Tanaman” pada Selasa, 04 Agustus 2026, di Desa Bababulo Utara.
Kegiatan Program Kerja “Edukasi Pengelolaan Sampah Botol Plastik Menjadi Pot Tanaman” ini dihadiri oleh Siswa Siswi Kelas V dan Kelas Vl. Selain menjadi sarana penyampaian materi, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik sederhana sehingga peserta dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dini, khususnya pemanfaatan kembali botol plastik bekas menjadi pot tanaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan serta kebiasaan mengurangi sampah plastik melalui penerapan prinsip guna ulang.
Selanjutnya, Reski memaparkan program kerja individunya yang bertajuk Edukasi Pengelolaan Sampah Botol Plastik Menjadi Pot Tanaman. Dalam pemaparannya, Reski menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya pengelolaan sampah, khususnya pemanfaatan kembali botol plastik bekas menjadi pot tanaman. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan mudah dipahami, siswa diharapkan mampu memahami dampak sampah plastik terhadap lingkungan serta mengetahui cara sederhana mengurangi sampah dengan menerapkan prinsip guna ulang. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap kebersihan lingkungan sejak dini serta mendorong terbentuknya kebiasaan mengelola sampah secara bijak di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Melalui program kerja tersebut, Reski berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi langkah awal dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda. Dengan meningkatnya pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah, khususnya pemanfaatan kembali botol plastik bekas menjadi pot tanaman, diharapkan tumbuh sikap peduli dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong siswa untuk membiasakan diri mengurangi sampah plastik melalui penerapan prinsip guna ulang, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di Desa Bababulo Utara. (*)





