MAJENE, SULBARTODAY — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin melakukan digitalisasi informasi wisata melalui pembuatan website geowisata Bukit Bao Malle’, Desa
Lalatedzong, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Program ini dihadirkan sebagai upaya mempermudah wisatawan memperoleh informasi sekaligus memperkenalkan potensi destinasi wisata Bukit Bao Malle’ secara lebih luas melalui media digital.
Website tersebut dikembangkan oleh Suci Zalsabila Rahim, mahasiswa Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Hasanuddin, yang melaksanakan KKN di Desa Lalatedong.
Pembuatan website ini dilatarbelakangi oleh potensi Bukit Bao Malle’ yang tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga memiliki karakteristik bentang alam dan potensi geowisata yang dapat menjadi bagian dari pengalaman edukatif bagi wisatawan.
Melalui website tersebut, wisatawan tidak hanya diajak untuk menikmati pemandangan dan mengabadikan momen selama berada di Bukit Bao Malle’, tetapi juga dapat memperoleh
informasi mengenai destinasi yang mereka kunjungi. Kehadiran informasi digital ini diharapkan dapat menambah wawasan pengunjung mengenai karakteristik kawasan sekaligus meningkatkan ketertarikan terhadap potensi wisata yang dimiliki Desa Lalatedong.
Dalam proses pengembangannya, website dibuat menggunakan Next.js dan bersifat statis dengan konten yang berfokus pada informasi mengenai destinasi wisata Bukit Bao Malle’.
Setelah proses pengembangan selesai, website kemudian di-deploy menggunakan Vercel agar dapat diakses secara daring oleh wisatawan.
Untuk mempermudah akses informasi di lokasi wisata, tautan website kemudian dikonversi menjadi QR Code. QR Code tersebut dipasang pada papan Map Tracking di kawasan Bukit Bao Malle’ pada 7 Agustus 2026.
Pemasangan papan dan QR Code dilakukan dengan bantuan pemuda Karang Taruna Desa Lalatedong. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk keterlibatan masyarakat dalam mendukung pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan informasi wisata di kawasan Bukit Bao Malle’.
Dengan adanya QR Code pada papan Map Tracking, wisatawan dapat langsung memindai kode menggunakan telepon genggam untuk mengakses website. Cara tersebut memberikan alternatif akses informasi yang lebih praktis karena pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai Bukit Bao Malle’ secara langsung ketika berada di kawasan wisata.
Website tersebut memuat berbagai informasi mengenai Bukit Bao Malle’, termasuk gambaran destinasi, panorama dan bentang alam, galeri, lokasi, akses menuju kawasan wisata, serta informasi pendukung lainnya. Dengan demikian, website tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai sarana informasi dan edukasi bagi pengunjung.
Program ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengembangan potensi wisata Desa Lalatedong.
Dengan tersedianya media informasi yang dapat diakses secara daring, informasi mengenai Bukit Bao Malle’ diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas dan membantu memperkenalkan destinasi tersebut kepada calon wisatawan.
Website Geowisata Bukit Bao Malle’ dapat diakses secara langsung melalui geowisatabaomalle.vercel.app.
Kehadiran website ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan penambahan informasi dan konten yang relevan. (*)





