SULBARTODAY.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) membuka 331 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan Guru Agama dan Budi Pekerti di Sekolah Rakyat tahun 2026. Pendaftaran dibuka sejak 9 Oktober dan ditutup pada 15 Oktober 2026.
Formasi terbanyak adalah Guru Agama Islam dan Budi Pekerti dengan 210 kursi. Disusul Guru Agama Kristen dan Budi Pekerti 63 formasi, Katolik 40 formasi, Hindu 15 formasi, Buddha 2 formasi, dan Konghucu 1 formasi.
Pelamar harus warga negara Indonesia (WNI) berusia 20 hingga 50 tahun saat melamar, dengan pendidikan minimal S1 atau D-IV dan IPK minimal 2,75. Pelamar wajib memiliki sertifikat pendidik guru agama yang tercatat dalam pangkalan data Kementerian Agama, serta memenuhi ketentuan pengalaman mengajar yang dipersyaratkan.
Pelamar tidak boleh sedang berstatus aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, atau anggota Polri. Pelamar juga dilarang menjadi anggota atau pengurus partai politik maupun terlibat politik praktis.
Selain itu, pelamar harus sehat jasmani dan rohani, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, serta mampu membaca dan memahami kitab suci sesuai agama yang dilamar. Khusus pelamar beragama Islam, harus mampu membaca Al-Qur’an secara tartil dan sesuai kaidah tajwid. Pelamar juga harus bersedia bekerja dengan sistem sif dan tinggal di sekitar atau di asrama Sekolah Rakyat.
Dalam proses pendaftaran, pelamar perlu menyiapkan pas foto formal terbaru berlatar merah, surat lamaran bertanda tangan dan bermeterai atau e-meterai, serta surat pernyataan yang dipersyaratkan. Ijazah asli dan transkrip nilai asli harus dipindai berwarna. Pelamar juga melampirkan dokumen pendukung pengalaman mengajar, surat penugasan, dan izin mengikuti seleksi sesuai kategori pelamar.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pelamar membuat akun atau masuk ke akun yang sudah ada, mengisi data, memilih satu formasi, menentukan lokasi ujian, lalu mengunggah dokumen sesuai ketentuan.
Adapun jadwal seleksi dimulai dengan pendaftaran pada 9–15 Oktober 2026 dan seleksi administrasi pada 9–18 Oktober 2026. Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 19–20 Oktober 2026. Masa sanggah berlangsung pada 21–23 Oktober 2026, dan hasil sanggah diumumkan pada 24–25 Oktober 2026.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan jadwal resmi tercantum dalam Pengumuman Kemensos Nomor 3935/1/KP.01.01/10/2026. Calon pelamar diimbau membaca pengumuman tersebut secara cermat sebelum mendaftar agar tidak terkendala saat proses seleksi berlangsung.





