MAJENE, SULBARTODAY – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin, Putri Andira Ramadhan Rivai, melaksanakan program kerja individu berjudul “Edukasi MALAKA (Mangrove, Lamun, dan Karang): Mengenal Tiga Ekosistem Penting di Wilayah Pesisir” pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Desa Bababulo Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.
Program kerja ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya ekosistem mangrove, lamun, dan terumbu karang sebagai penyangga kehidupan di wilayah pesisir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai peran ketiga ekosistem tersebut serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir sejak usia dini.
Kegiatan Edukasi MALAKA (Mangrove, Lamun, dan Karang):
Mengenal Tiga Ekosistem Penting di Wilayah Pesisir ini dihadiri oleh Kepala SD Negeri 18 Bababulo, Wali Kelas V, Wali Kelas VI, serta siswa-siswi SD Negeri 18 Bababulo sebagai peserta kegiatan. Selain menjadi sarana penyampaian materi mengenai pentingnya ekosistem mangrove, lamun, dan terumbu karang, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab sehingga siswa dapat memahami peran ketiga ekosistem tersebut serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir sejak usia dini.
Selanjutnya, Putri memaparkan program kerja individunya yang bertajuk MALAKA (Mangrove, Lamun, dan Karang): Mengenal Tiga Ekosistem Penting di Wilayah Pesisir. Dalam pemaparannya, Putri menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya ekosistem mangrove, padang lamun, dan terumbu karang sebagai penyangga kehidupan di wilayah pesisir.
Melalui penyampaian materi yang interaktif dan mudah dipahami, siswa diharapkan mampu mengenal fungsi, manfaat, serta peran ketiga ekosistem tersebut dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian ekosistem pesisir sejak dini serta mendorong terciptanya perilaku yang lebih peduli terhadap lingkungan di Desa Bababulo Utara.
Melalui program kerja tersebut, Putri berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi langkah awal dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda. Dengan meningkatnya pemahaman siswa mengenai pentingnya ekosistem mangrove, lamun, dan terumbu karang, diharapkan tumbuh sikap peduli dan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan pesisir sehingga dapat mendukung upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Desa Bababulo Utara.





