POLMAN, SULBARTODAY – Mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif, Anggota MPR RI Andri Prayoga Putra Singkarru, MSc, menggelar sesi kedua Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Hotel Ratih, Polewali Mandar. Sabtu, (14/3/26).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 20.15 waktu setempat ini secara khusus menyasar kalangan mahasiswa dan pemuda sebagai lokomotif perubahan bangsa.
Suasana sosialisasi kali ini terasa berbeda dengan balutan nuansa religius yang kental. Dalam sambutannya, Andri Singkarru menyampaikan bahwa nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila memiliki keselarasan yang dalam dengan nilai-nilai spiritualitas, terutama dalam hal kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial.
“Bulan puasa bukan menjadi penghalang bagi kita untuk terus produktif dan memperdalam wawasan kebangsaan. Justru di bulan yang penuh berkah ini, kita diajak untuk merefleksikan kembali makna pengabdian kepada negara sebagai bagian dari ibadah. Hubbul wathan minal iman, mencintai tanah air adalah bagian dari iman,” ujar Andri di hadapan para pemuda dan mahasiswa.
Dalam sesi pemaparan materi, Andri menekankan peran vital pemuda dalam menjaga keutuhan NKRI dan merawat Bhinneka Tunggal Ika. Beliau mengingatkan bahwa konstitusi (UUD NRI Tahun 1945) menjamin kebebasan beragama dan menjalankan ibadah, yang harus dijaga melalui sikap toleransi dan moderasi beragama di tengah keberagaman masyarakat Polewali Mandar.
Diskusi berlangsung hangat menjelang waktu berbuka puasa. Para mahasiswa tetap kritis menanyakan peran lembaga legislatif, namun tetap dalam bingkai etika dan kebersamaan. Kegiatan dijeda sejenak untuk melaksanakan buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah, yang semakin mempererat silaturahmi antara narasumber dan peserta.
Setelah jeda tersebut, acara dilanjutkan dengan pendalaman materi dan sesi tanya jawab hingga akhirnya resmi ditutup pada pukul 20.15 waktu setempat. Melalui “Ngabuburit Kebangsaan” ini, diharapkan generasi muda Polewali Mandar dapat menjadi teladan dalam mengintegrasikan nilai-nilai religius dan semangat nasionalisme demi kemajuan bangsa.







