POLMAN SULBARTODAY – Personel Polsek Urban Wonomulyo Polres Polewali Mandar bersama Tim Satgas Karhutla Polman bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di Dusun I, Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (21/9/2026) malam.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 19.30 WITA setelah seorang warga melihat kobaran api di wilayah lereng gunung yang berada di Dusun I Desa Pulliwa.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Sat Samapta yang dipimpin Kanit Turjawali Sat Samapta Aipda Lakise, bersama personel Sat Samapta, Bhabinkamtibmas Desa Pulliwa Briptu Surya Baskara dan Babinsa Desa Pulliwa Sertu Abdul Rasak, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.
Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan, lahan yang terbakar diketahui milik Muhdar (60), seorang petani yang berdomisili di Dusun I Desa Pulliwa.
Api kemudian merambat ke lahan di sekitarnya. Warga bersama personel gabungan melakukan upaya pemadaman menggunakan tangki dan peralatan seadanya sembari melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 5 hektare, yang terdiri dari kebun jati putih, kebun cokelat dan sebagian kebun durian.
Bhabinkamtibmas Desa Pulliwa Briptu Surya Baskara turut melakukan koordinasi dengan personel gabungan dan masyarakat sekitar serta memantau perkembangan situasi dan titik api.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan selama proses penanganan berlangsung.
Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., mengatakan pihaknya bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan guna mencegah api meluas ke area lainnya.
“Personel kami bersama Tim Satgas Karhutla, TNI dan masyarakat telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pemantauan serta penanganan awal kebakaran. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan,” ujar AKP Sandy Indrajatiwiguna.
Terkait penyebab kebakaran, hingga saat ini masih dalam pendalaman dan belum dapat dipastikan.
Proses penanganan juga menghadapi kendala karena akses menuju lokasi cukup sulit. Jalan menuju titik kebakaran hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan berada di wilayah perbukitan sehingga menyulitkan kendaraan pemadam untuk menjangkau titik api secara langsung.
“Keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama. Kami meminta warga tidak mendekati titik api apabila kondisi membahayakan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya kebakaran atau titik api,” tambah Kapolsek.
Kepolisian telah melakukan pengecekan TKP, pengumpulan bahan keterangan, koordinasi dengan personel gabungan dan masyarakat serta membuat laporan terkait peristiwa kebakaran lahan tersebut.
Humas Polres Polman





