POLMAN, SULBARTODAY – Kesulitan mendapatkan air bersih yang selama ini dialami sekitar 50 kepala keluarga (KK) di Dusun Tibakan, Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mulai teratasi
Setelah mendapat bantuan mesin pompa air dan 150 batang pipa dari anggota DPRD Polman, Fatahuddin.
Sebelum adanya bantuan tersebut, warga harus menempuh jarak sekitar 600 meter menuju sumber mata air di pegunungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi ini menyulitkan masyarakat, terutama untuk mendapatkan air yang layak digunakan untuk mandi, memasak, hingga berwudhu.
Bantuan yang dirogoh dari dana pribadi dari legislator Partai Golkar tersebut berupa mesin pompa air berkapasitas besar dan 150 batang pipa. Peralatan itu digunakan untuk mengalirkan air dari sumber mata air di sungai menuju tempat penampungan agar lebih mudah diakses warga.
Salah seorang warga Dusun Tibakan, Ilham, mengungkapkan bahwa kesulitan air bersih di wilayahnya telah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum musim kemarau tiba.
Menurutnya, warga selama ini harus berjuang mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pengeboran sumur hingga kedalaman sekitar 30 meter, tetapi tidak membuahkan hasil.
“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan Pak Dewan, kami bisa pakai untuk mandi, BAB, dan berwudhu yang terpenting untuk Air Minum warga karena airnya bersih sekali dan jernih,” ungkap Ilham.
Ia menjelaskan, sebelum mendapat bantuan tersebut, warga terpaksa mengambil air dari wilayah Basseang. Namun, kondisi air yang tersedia warnanya keruh dinilai kurang bersih untuk di pakai mandi terlebih untuk di konsumsi.
“Kami di sini kesusahan air. Mau dibor sampai kedalaman 30 meter juga tidak dapat air. Jadi, sebelumnya kami hanya bisa mendapatkan air dari wilayah Basseang yang airnya keruh,” bebernya. Rabu (28/10/26).
Ilham menyebutkan, sekitar 50 KK kini dapat memanfaatkan air yang dialirkan ke tempat penampungan.
Meski demikian, ia berharap adanya bantuan lanjutan dari pemerintah melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar akses air bersih di Dusun Tibakan dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
“Kami berharap tahun depan ada lagi bantuan SPAM untuk menampung air tersebut, sehingga masyarakat bisa terus menikmati air bersih,” harapnya.

Sementara itu, Fatahuddin mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah dirinya menerima keluhan dari warga Dusun Tibakan melalui sambungan erkait kesulitan mendapatkan air bersih.
Menindaklanjuti hal itu, legislator Golkar ini berinisiatif memberikan bantuan berupa mesin pompa air berkapasitas besar dan 150 batang pipa untuk mendukung penyaluran air dari sumber mata air menuju tempat penampungan warga.
Menurut Fatahuddin, bantuan tersebut merupakan upaya awal untuk meringankan beban masyarakat yang selama ini kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
“Mudah-mudahan tahun depan ini bisa diajukan untuk mendapatkan bantuan SPAM, sehingga masyarakat di wilayah ini bisa menikmati air bersih,” ujar Fatahuddin.
Warga berharap bantuan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan akses air bersih yang lebih layak dan berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat Dusun Tibakan tidak lagi harus menempuh jarak ratusan meter untuk mendapatkan air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.





