POLMAN, SULBARTODAY— Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi tahun 2026 secara virtual dari ruang kerjanya di Kantor Kesbangpol Sulbar, Mamuju, Selasa (5/5/2026).
Rapat yang dilaksanakan melalui platform Zoom tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal.
Dalam forum tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Tomsi Tohir, memaparkan strategi pengendalian inflasi nasional, termasuk pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia juga menekankan perlunya sinkronisasi data melalui pelaksanaan sensus ekonomi serta kepastian jaminan produk halal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.
Darwis menilai, rapat koordinasi tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah, terutama dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi.
“Koordinasi seperti ini penting agar kebijakan pusat dapat diimplementasikan secara efektif di daerah, termasuk di Sulawesi Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan Kesbangpol dalam rakor tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui panca daya pembangunan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta mempercepat pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Darwis menjelaskan bahwa keterlibatan Kesbangpol dalam isu pengendalian inflasi juga berkaitan dengan tugas dan fungsi dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. Ketahanan ekonomi merupakan kondisi dinamis kehidupan ekonomi bangsa yang mencerminkan keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dalam konteks tersebut, Kesbangpol berperan memastikan aktivitas ekonomi berjalan kondusif tanpa menimbulkan gesekan sosial di masyarakat. Dengan demikian, stabilitas daerah tetap terjaga sebagai prasyarat utama bagi keberlangsungan pembangunan.
Dalam kegiatan tersebut, Darwis turut didampingi Kepala Bidang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Sunusi serta Pejabat Fungsional Bidang Ormas Agus Wijaya.
Rakor ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas inflasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Barat. (Rls)







