Scroll untuk baca Berita
BeritaTrending

Pemkab Polman Dorong Dua Raperda Perumahan, Backlog 82.928 Rumah Jadi Sorotan

×

Pemkab Polman Dorong Dua Raperda Perumahan, Backlog 82.928 Rumah Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Banner Polres

POLMAN, SULBARTODAY — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman) mendorong percepatan pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di sektor perumahan dan kawasan permukiman.

Selain backlog, Pemkab Polman mencatat terdapat 22.261 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang membutuhkan penanganan.

Pemerintah menargetkan perbaikan sebanyak 1.250 unit RTLH dalam lima tahun pertama melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dua Raperda yang didorong tersebut yakni Raperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) serta Raperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud menyampaikan hal tersebut dalam rapat paripurna DPRD Polman, Selasa (18/8/2026), sebagai jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap kedua Raperda tersebut.

Seluruh fraksi DPRD Polman pada prinsipnya mendukung pembahasan dua Raperda tersebut. Namun, masing-masing fraksi memberikan sejumlah catatan agar regulasi yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab persoalan perumahan dan permukiman di daerah.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain akurasi data perumahan, pengawasan terhadap pengembang, integrasi dengan tata ruang, penyediaan prasarana, sarana dan utilitas (PSU), hingga keadilan akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Fraksi Golkar menekankan pentingnya pemutakhiran data serta pengawasan terhadap pengembang, khususnya dalam memenuhi kewajiban penyediaan PSU. Program penanganan RTLH juga diminta tepat sasaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar RP3KP menjadi dokumen induk pembangunan perumahan jangka panjang. Fraksi tersebut juga memberikan delapan rekomendasi, mulai dari penguatan basis data, percepatan infrastruktur dasar, hingga pencegahan munculnya kawasan kumuh baru.

Sementara Fraksi NasDem meminta RP3KP terintegrasi dengan RTRW dan mendorong pemerintah mencari skema pembiayaan kreatif di luar APBD. Relokasi warga dari kawasan kumuh juga diminta menjadi pilihan terakhir.

Fraksi Gerindra menyoroti ketegasan terhadap pengembang yang tidak memenuhi kewajiban PSU serta pentingnya penguatan sistem drainase untuk mengurangi risiko banjir.

Fraksi Demokrat meminta RP3KP tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi bersifat operasional dengan sistem monitoring dan evaluasi secara berkala serta melibatkan masyarakat.

Adapun Fraksi PPP dan PKB menekankan aspek keadilan sosial, terutama keberpihakan kepada MBR serta peningkatan akses sanitasi, air bersih dan pengelolaan sampah.

Pemkab Polman juga menetapkan 160,54 hektare kawasan kumuh yang tersebar di lima kecamatan dan 16 desa/kelurahan sebagai wilayah prioritas penanganan.

Penanganan akan dilakukan berdasarkan tingkat kekumuhan, kondisi infrastruktur, kepadatan penduduk, risiko lingkungan, serta kemampuan pembiayaan pemerintah daerah.

Program yang disiapkan mencakup peningkatan kualitas hunian, perbaikan lingkungan, penyediaan PSU, serta pencegahan munculnya kawasan kumuh baru.

Pemkab Polman menegaskan penanganan kawasan kumuh tidak dapat hanya mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan APBD secara berkelanjutan tetap diperlukan.

Dalam penanganan kawasan kumuh, pemerintah daerah menempatkan peningkatan kualitas permukiman di lokasi asal sebagai prioritas.

Relokasi hanya akan dilakukan apabila kawasan tersebut membahayakan keselamatan warga atau berada di zona yang tidak diperbolehkan untuk permukiman.

Jika relokasi harus dilakukan, pemerintah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan hunian pengganti yang layak serta perlindungan terhadap hak-haknya.

Pemkab Polman juga memperkuat pengawasan terhadap pengembang perumahan. Setiap pengembang diwajibkan memenuhi kebutuhan PSU, termasuk jalan, air minum, sanitasi, drainase, listrik, serta fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Pengembang juga diwajibkan memperhatikan sistem drainase terpadu yang terhubung dengan sistem makro-drainase, termasuk penyediaan kolam retensi, sumur resapan dan biopori sesuai ketentuan.

Untuk pengelolaan sampah, pengembang juga diarahkan menyediakan sistem pengelolaan melalui TPS3R untuk skala tertentu.

Pembangunan perumahan wajib mengikuti ketentuan RTRW. Pelanggaran terhadap aturan dapat dikenai sanksi administratif hingga pencabutan izin sesuai ketentuan yang berlaku.

RP3KP akan menjadi dokumen utama pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Polewali Mandar hingga 2042.

Dokumen tersebut akan mengintegrasikan kebutuhan rumah, ketersediaan lahan, PSU, kependudukan, kondisi lingkungan, serta kemampuan pembiayaan daerah.

Penyusunan RP3KP dilakukan berbasis data aktual dan peta wilayah serta diselaraskan dengan RTRW. Langkah ini penting untuk mencegah konflik tata ruang maupun persoalan agraria dalam pengembangan kawasan permukiman.

Bupati Samsul Mahmud menegaskan kedua Raperda tersebut harus menjadi satu kesatuan kebijakan yang berkelanjutan, transparan dan partisipatif.

Pemkab Polman bersama DPRD selanjutnya akan melanjutkan pembahasan hingga penyempurnaan regulasi. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan permukiman di Polewali Mandar.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Polewali Mandar Andi Nursami Masdar. Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Polman Fahry Fadly, didampingi Wakil Ketua I DPRD Polman Imam Singkarru.

Paripurna juga dihadiri puluhan anggota DPRD Polman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Polewali Mandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

article 48666670361

article 48666670362

article 48666670363

article 48666670364

article 48666670365

article 48666670366

article 48666670367

article 48666670368

article 48666670369

article 48666670370

article 48666670371

article 48666670372

article 48666670373

article 48666670374

article 48666670375

article 48666670376

article 48666670377

article 48666670378

article 48666670379

article 48666670380

article 48666670381

article 48666670382

article 48666670383

article 48666670384

article 48666670385

article 48666670386

article 48666670387

article 48666670388

article 48666670389

article 48666670390

article 48666670391

article 48666670392

article 48666670393

article 48666670394

article 48666670395

article 48666670396

article 48666670397

article 48666670398

article 48666670399

article 48666670400

article 48666670401

article 48666670402

article 48666670403

article 48666670404

article 48666670405

article 48666670406

article 48666670407

article 48666670408

article 48666670409

article 48666670410

article 58666670411

article 58666670412

article 58666670413

article 58666670414

article 58666670415

article 58666670416

article 58666670417

article 58666670418

article 58666670419

article 58666670420

article 58666670421

article 58666670422

article 58666670423

article 58666670424

article 58666670425

article 58666670426

article 58666670427

article 58666670428

article 58666670429

article 58666670430

article 58666670431

article 58666670432

article 58666670433

article 58666670434

article 58666670435

article 58666670436

article 58666670437

article 58666670438

article 58666670439

article 58666670440

article 58666670441

article 58666670442

article 58666670443

article 58666670444

article 58666670445

article 58666670446

article 58666670447

article 58666670448

article 58666670449

article 58666670450

article 58666670451

article 58666670452

article 58666670453

article 58666670454

article 58666670455

article 58666670456

article 58666670457

article 58666670458

article 58666670459

article 58666670460

article 58666670461

article 58666670462

article 58666670463

article 58666670464

article 58666670465

article 58666670466

article 58666670467

article 58666670468

article 58666670469

article 58666670470

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

news-1701