Jakarta – Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-4 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program akademik Management Training Course (MC) Level III yang bertujuan meningkatkan kompetensi kepemimpinan, kemampuan analisis organisasi, serta ketajaman dalam merumuskan kebijakan strategis.
Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta didik untuk memahami secara langsung praktik pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian, sekaligus memperluas wawasan mengenai tata kelola organisasi yang profesional, modern, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Metro Jaya, Kombes Pol Agus Nugroho, S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi kepada pimpinan, pendamping, dan seluruh peserta didik SPPK Angkatan ke-4 T.A. 2026 yang telah melaksanakan kunjungan dan kegiatan pembelajaran di lingkungan Polda Metro Jaya.
Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi jajaran SDM Polda Metro Jaya. Selain menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui forum diskusi tersebut, para peserta didik diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan organisasi dan sumber daya manusia, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan institusi Polri yang profesional, modern, dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua Tim SPPK, Brigjen Pol Lutfi Martadian, S.I.K., S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan pembelajaran yang mampu membentuk pola pikir strategis dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan para peserta didik.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan Organization Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning dalam rangka MC Level III merupakan bagian penting dari proses pembelajaran kepemimpinan tingkat menengah.
Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kemampuan peserta didik dalam melakukan analisis secara sistematis, memahami kondisi organisasi secara objektif, serta mengidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.
Menurutnya, dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, seorang pemimpin tidak cukup hanya memahami tugas pokok dan fungsi organisasi.
Pemimpin juga dituntut mampu menilai kesehatan organisasi, mengenali kekuatan dan kelemahan internal, serta mengidentifikasi peluang dan ancaman dari lingkungan eksternal.
Kemampuan tersebut menjadi landasan penting dalam menyusun strategi, menentukan prioritas, mengantisipasi potensi permasalahan, dan merumuskan alternatif pemecahan masalah yang tepat, terukur, serta berbasis data.
Melalui pendekatan OHA dan Environmental Scanning, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan perspektif kepemimpinan yang lebih luas, berpikir kritis dan sistemik, serta memiliki kepekaan terhadap perubahan lingkungan organisasi.
Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil dapat mempertimbangkan kebutuhan organisasi, tantangan yang berkembang, dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Pelaksanaan FGD ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kemampuan kolaborasi, membangun komunikasi yang efektif, serta mengembangkan pertukaran gagasan di antara peserta didik dan praktisi di lingkungan Polda Metro Jaya.
Diskusi yang berlangsung diharapkan menghasilkan pemahaman yang aplikatif dan dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas kepemimpinan di satuan kerja masing-masing.
Kegiatan FGD Peserta Didik SPPK Angkatan ke-4 T.A. 2026 dalam rangka Management Training Course Level III ini menegaskan pentingnya pendidikan dan pengembangan kepemimpinan yang berkelanjutan di lingkungan Polri.
Melalui pembelajaran berbasis analisis organisasi dan lingkungan strategis, para peserta didik diharapkan semakin siap menjadi pemimpin yang adaptif, profesional, berintegritas, serta mampu mengambil keputusan secara tepat dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di masa mendatang.**





